Cara menyimpan story Instagram otomatis (3 cara)

Ilustrasi story baru yang tersalin dengan sendirinya ke arsip, galeri ponsel, dan chat
Ringkasnya

Instagram punya dua tombol yang menyimpan story-mu secara otomatis: “Simpan cerita ke arsip” (sudah aktif dari awal, tersimpan di dalam aplikasi) dan “Simpan cerita ke rol kamera” (salinan di ponsel itu). Untuk salinan di luar Instagram yang bisa dibuka di semua perangkat, cadangkan story baru ke Telegram secara otomatis.

Di artikel ini
  1. Singkatnya: tiga cara dibandingkan
  2. 1. Arsip: sudah aktif dari awal
  3. 2. Rol kamera: salinan di ponselmu
  4. 3. Cadangan Telegram: di luar Instagram, di semua perangkat
  5. Cara memastikan semuanya berjalan
  6. Pertanyaan singkat

Mengetuk simpan setiap habis mengunggah story memang bisa, sampai suatu hari kamu lupa. Cara yang lebih andal: biarkan semuanya tersimpan sendiri. Instagram punya dua pengaturan yang menyimpan story secara otomatis, dan kamu juga bisa menambahkan cadangan di luar Instagram yang berjalan sendiri. Berikut cara mengaktifkan masing-masing dan apa yang sebenarnya disimpan.

Catatan

Nama menu bisa berbeda tergantung versi Instagram serta iPhone atau Android. Kalau labelnya tidak persis sama, cari yang paling mirip.

Singkatnya: tiga cara dibandingkan

Tiga cara menyimpan story secara otomatis
CaraTempat mengaktifkanLetak salinanSetelah ganti ponsel
ArsipPengaturan InstagramDi dalam Instagram, hanya kamuTetap ada di akunmu
Rol kameraPengaturan InstagramPonsel yang dipakai mengunggahCek lagi tombolnya
Cadangan TelegramStory AutosaveChat TelegramBisa dibuka di perangkat apa pun

1. Arsip: sudah aktif dari awal

Kecuali kamu mematikannya, Instagram sudah menyimpan setiap story yang kamu unggah ke Arsip setelah story itu hilang dari profilmu. Hanya kamu yang bisa melihatnya, dan dari sana kamu bisa membagikan story lagi atau menambahkannya ke sorotan.

  1. Profil
  2. ☰ Menu
  3. Pengarsipan dan pengunduhan
  4. Simpan cerita ke arsip

Kalau tombolnya sudah aktif, beres. Story yang tersimpan ada di Profil → ☰ Menu → Arsip.

Ilustrasi kartu story yang tersusun sendiri ke dalam laci pribadi di dalam ponsel
Arsip itu laci pribadi di dalam aplikasi.

Kelebihan

  • Otomatis dan gratis
  • Hanya kamu yang bisa melihatnya

Kekurangan

  • Hanya bisa dilihat di Instagram
  • Kehilangan akun berarti kehilangan arsip

2. Rol kamera: salinan di ponselmu

Di menu Pengarsipan dan pengunduhan yang sama, aktifkan Simpan cerita ke rol kamera (di Android mungkin tertulis galeri). Sejak itu, setiap story yang kamu unggah juga tersimpan ke foto di ponselmu.

  1. Profil
  2. ☰ Menu
  3. Pengarsipan dan pengunduhan
  4. Simpan cerita ke rol kamera
Ilustrasi story yang diunggah sementara gambar yang sama masuk ke galeri ponsel
Sekali unggah, salinannya ikut masuk ke foto-fotomu.

Tombol ini hanya berlaku untuk story yang kamu unggah setelah diaktifkan, dan hanya di ponsel yang kamu pakai untuk mengunggah. Kalau sudah aktif tapi tidak ada yang muncul, cek kenapa story tidak tersimpan ke rol kamera.

Mau mematikannya?

Kalau salinan tambahan di galeri terasa mengganggu, matikan pengaturan yang sama. Selama Simpan cerita ke arsip tetap aktif, story-mu tetap tersimpan di Arsip.

Kelebihan

  • File sungguhan milikmu
  • Ikut tercadang bersama cadangan ponsel biasa

Kekurangan

  • Bercampur dengan semua foto lainnya
  • Hanya tersimpan di ponsel yang dipakai mengunggah

3. Cadangan Telegram: di luar Instagram, di semua perangkat

Arsip dan rol kamera masing-masing bergantung pada satu hal: akun Instagram-mu atau satu ponsel. Kalau salah satunya hilang, salinannya bisa ikut hilang. Supaya ada salinan di tempat lain, biarkan story baru dikirim ke chat Telegram secara otomatis. Untuk cara lain memasukkan story ke Telegram, baca cara menyimpan story Instagram ke Telegram.

Ilustrasi story baru yang masuk ke chat dan tersusun berdasarkan tanggal
Chat yang sama bisa dibuka di ponsel, komputer, dan web.

Dengan Story Autosave, penyimpan story Instagram otomatis, pengaturannya cuma butuh beberapa menit:

  1. Daftar, lalu pilih paket sesuai jumlah akun yang kamu butuhkan (1, 3, atau 5).
  2. Di Akun → Langganan saya, masukkan nama pengguna Instagram, yaitu bagian setelah @. Tidak perlu kata sandi.
  3. Hubungkan Telegram, lalu ketuk Mulai di bot.
  4. Selesai. Story baru masuk ke Telegram, dan setiap akun punya topik @namapengguna sendiri.

Foto dikirim sebagai file asli, bukan gambar yang dikompresi, dan video tetap sebagai video. Story baru dicek secara berkala, bukan tepat saat diunggah, jadi datangnya beberapa saat kemudian, tidak seketika.

Kelebihan

  • Cukup diatur sekali
  • Tersimpan di Telegram, terpisah dari Instagram dan ponselmu
  • Tersusun per akun, mudah dicari

Kekurangan

  • Hanya akun publik
  • Tidak bisa mengambil story yang hilang sebelum diatur

Cara memastikan semuanya berjalan

  1. Buka ☰ Menu → Pengarsipan dan pengunduhan, lalu pastikan kedua tombol aktif.
  2. Unggah story percobaan yang singkat, lalu cek album Terbaru atau Instagram di galeri.
  3. Besoknya, cari story itu di Profil → ☰ Menu → Arsip.
  4. Pakai cadangan Telegram? Cek topik akun itu beberapa saat setelah mengunggah.

Pertanyaan singkat

Tombol arsipku tadinya mati. Apakah story lama masih bisa disimpan?

Biasanya tidak. Kedua tombol hanya berlaku untuk story yang diunggah setelah diaktifkan. Justru karena itu sebaiknya atur sekarang.

Bisakah akun privat dicadangkan ke Telegram?

Tidak dengan Story Autosave, karena layanan ini hanya untuk akun publik. Untuk akun privat, pakai pengaturan arsip dan rol kamera di atas.

Apakah story dengan musik juga tersimpan otomatis?

Tidak selalu seperti yang kamu harapkan. Karena lisensi, musiknya bisa tidak ikut di salinan yang tersimpan, atau story-nya tidak tersimpan seperti yang kamu mau. Untuk cara menyimpan suaranya, baca cara menyimpan story Instagram beserta musiknya.

Apakah pengaturanku ikut pindah ke ponsel baru?

Cek kedua tombol sekali di ponsel baru. Yang paling sering ternyata mati setelah ganti ponsel atau instal ulang adalah tombol rol kamera.

Referensi dan bacaan lanjutan

Semua artikel